Manfaat Model Pembelajaran Sentra

model pembelajaran sentra

Anak-anak kecil yang masih bersekolah di Taman Kanak-kanak mungkin akan bercerita tentang kegiatan yang dilakukannya di sekolah. Kadang mereka bebas bercerita dengan kemauannya sendiri ataupun karena dipancing dengan pertanyaan. Berbagai ekspresi pun pasti muncul.

Namun, tentunya Ayah/Bunda paham, anak-anak ternyata akan sangat mudah bercerita ketika mereka merasa senang di sekolah. Jika seluruh kegiatan dari awal hingga akhir disenangi anak-anak, maka Ayah dan Bunda tidak perlu susah payah membujuk anak-anak untuk kembali ke sekolah esok hari.

Ada banyak model pembelajaran yang kini diterapkan di sekolah sebagai upaya agar apa yang diajarkan mudah sampai dan dipahami dengan baik oleh anak-anak. Salah satunya adalah model pembelajaran sentra. Model ini banyak diterapkan di sekolah-sekolah kelas rendah, tidak terkecuali di Taman kanak-kanak.

Kita mungkin sering dengar tentang Sentra yang kadang disebut juga dengan area, sudut kegiatan (activity centre), sudut belajar (learning centre) atau sudut minat (interest centre). Menurut Gilley dan Gilley (1980), sentra adalah permainan dan kegiatan yang disusun sedemikian rupa untuk memberikan semangat pada kegiatan-kegiatan pembelajaran secara khusus yaitu yang berhubungan dengan kehidupan keluarga, musik, seni, balok bangunan dan seni berbahasa.

Sementara menurut Depdiknas, menjelaskan bahwa sentra adalah zona atau area main anak yang dilengkapi dengan seperangkat alat main yang berfungsi sebagai pijakan lingkungan yang diperlukan untuk mendukung perkembangan anak dalam tiga jenis main.

Berbahagialah Ayah dan Bunda jika di sekolah si kecil sudah menggunakan model pembelajaran sentra. Sebab selain kegiatan menjadi lebih menyenangkan, pembelajaran sentra pun sangat banyak manfaatnya. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Meningkatkan kreativitas anak. Anak semakin kreatif dan imajinatif karena sentra memberikan kesempatan penuh kepada mereka untuk bermain dan bereksplorasi.
  2. Melatih anak memecahkan masalah. Dalam kegiatan sentra, anak-anak dilatih untuk mempelajari keahlian-.keahlian dasar dan memahami konsep‑konsep baru sehingga dituntut untuk mencari solusi pemecahan masalah.
  3. Mengembangkan percakapan dan bermain peran serta belajar sesuai tingkatan dan langkah-langkah yang dia inginkan.
  4. Menumbuhkan kemampuan belajar mandiri, karena pembelajaran di sentra menghendaki aktifitas sendiri (self directing) dan koreksi diri (self correcting) yang alami.
  5. Memberikan kesempatan belajar individualis kegiatan karena gaya dan tingkat belajar anak yang berbeda-beda.
  6. Memudahkan anak dalam memahami materi dan mengambil kesimpulan karena melalui sentra materi akan masuk ke otak anak secara teratur, sistematis, dan terarah.

Itulah manfaat dari pembelajaran sentra. Semoga anak-anak kita senantiasa bersemangat untuk belajar karena aktivitas yang dilakukan di sekolah begitu menyenangkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.